{"id":2036,"date":"2025-03-10T09:00:03","date_gmt":"2025-03-10T02:00:03","guid":{"rendered":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/?p=2036"},"modified":"2025-03-14T09:02:58","modified_gmt":"2025-03-14T02:02:58","slug":"sertipikat-elektronik-solusi-dokumen-kepemilikan-tanah-lebih-aman-dari-risiko-bencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/2025\/03\/10\/sertipikat-elektronik-solusi-dokumen-kepemilikan-tanah-lebih-aman-dari-risiko-bencana\/","title":{"rendered":"Sertipikat Elektronik, Solusi Dokumen Kepemilikan Tanah Lebih Aman dari Risiko Bencana"},"content":{"rendered":"<p>Tangerang Selatan &#8211; Korban banjir yang kehilangan atau mengalami kerusakan pada sertipikat tanahnya tidak perlu khawatir. Menteri Agraria dan Tata Ruang\/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR\/BPN), Nusron Wahid, mengungkapkan digitalisasi terhadap sertipikat tanah yang dilakukan Kementerian ATR\/BPN adalah solusi agar dokumen kepemilikan tanah lebih aman dari risiko bencana.<\/p>\n<p>&#8220;Harusnya dengan Sertipikat Elektronik, tidak ada kekhawatiran sertipikatnya hanyut atau rusak akibat banjir. Semua tersimpan dalam dunia digital dan hanya pemilik dengan akses yang bisa menggunakannya,&#8221; jelas Menteri Nusron saat ditemui usai menghadiri acara Pengkajian Ramadan 1446 H, di Auditorium Universitas Muhammadiyah Jakarta, Tangerang Selatan, Kamis (06\/03\/2025).<\/p>\n<p>Untuk itu, Menteri ATR\/Kepala BPN mendorong masyarakat untuk segera mengonversi sertipikat tanah yang dimiliki dari analog ke digital. Dengan demikian, kepemilikan sertipikat tetap aman meskipun terjadi bencana.<\/p>\n<p>Apabila sertipikat yang terkena banjir dan rusak masih dalam bentuk analog, Menteri Nusron mengimbau masyarakat untuk segera datang ke Kantor Pertanahan (Kantah) setempat untuk mengajukan permohonan penggantian sertipikat yang rusak.<\/p>\n<p>Untuk mengurus sertipikat yang rusak, masyarakat dapat mempersiapkan persyaratan yang diperlukan. Beberapa di antaranya, seperti Surat Kuasa apabila dikuasakan; fotokopi identitas pemohon (KTP dan KK) serta kuasa apabila dikuasakan, yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket; fotokopi Akta Pendirian dan pengesahan badan hukum yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket, bagi badan hukum; dan sertipikat asli.<\/p>\n<p>Lain halnya dengan sertipikat yang hilang. Masyarakat dapat membawa persyaratan seperti penggantian sertipikat rusak, namun ditambahkan dengan Surat Pernyataan di bawah sumpah oleh pemegang hak atau yang menghilangkan; dan surat tanda lapor kehilangan dari kepolisian setempat. (LS\/FA)<\/p>\n<p>#KementerianATRBPN<br \/>\n#MelayaniProfesionalTerpercaya<br \/>\n#MajuDanModern<br \/>\n#MenujuPelayananKelasDunia<\/p>\n<p>Biro Hubungan Masyarakat<br \/>\nKementerian Agraria dan Tata Ruang\/<br \/>\nBadan Pertanahan Nasional<\/p>\n<p>X: x.com\/kem_atrbpn<br \/>\nInstagram: instagram.com\/kementerian.atrbpn\/<br \/>\nFanpage facebook: facebook.com\/kementerianATRBPN<br \/>\nYoutube: youtube.com\/KementerianATRBPN<br \/>\nTikTok: tiktok.com\/@kementerian.atrbpn<br \/>\nSitus: atrbpn.go.id<br \/>\nPPID: ppid.atrbpn.go.id<br \/>\nWhatsApp Pengaduan: 0811-1068-0000\u200b<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tangerang Selatan &#8211; Korban banjir yang kehilangan atau mengalami kerusakan pada sertipikat tanahnya tidak perlu khawatir. Menteri Agraria dan Tata&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2011,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2036","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2036"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2036"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2036\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2037,"href":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2036\/revisions\/2037"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2011"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2036"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2036"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2036"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}