{"id":2362,"date":"2025-05-10T15:26:54","date_gmt":"2025-05-10T08:26:54","guid":{"rendered":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/?p=2362"},"modified":"2025-05-16T15:27:44","modified_gmt":"2025-05-16T08:27:44","slug":"beri-kuliah-umum-di-stpn-yogyakarta-wamen-ossy-tumbuhkan-jiwa-kepemimpinan-dan-jadi-inspirasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/2025\/05\/10\/beri-kuliah-umum-di-stpn-yogyakarta-wamen-ossy-tumbuhkan-jiwa-kepemimpinan-dan-jadi-inspirasi\/","title":{"rendered":"Beri Kuliah Umum di STPN Yogyakarta, Wamen Ossy: Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan dan Jadi Inspirasi"},"content":{"rendered":"<p>D.I. Yogyakarta \u2013 Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang\/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR\/Waka BPN), Ossy Dermawan, memberikan kuliah umum kepada Taruna\/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), di Pendopo STPN, D.I. Yogyakarta, Jumat (09\/05\/2025). Kepada calon penerus bangsa ini, Wamen Ossy mengingatkan pentingnya pendidikan karakter dalam pembentukan jiwa kepemimpinan.<\/p>\n<p>\u201cSaya berharap Taruna\/i STPN dapat menumbuhkan jiwa kepemimpinannya dari diri masing-masing. Kepemimpinan memberi arah, menyatukan perbedaan, dan menjadi inspirasi di masa-masa sulit, menjaga nilai dan integritas serta mendorong perubahan dan inovasi,\u201d ungkap Wamen Ossy.<\/p>\n<p>Dalam paparannya, Wamen Ossy juga membahas perkembangan pertanahan, serta memberikan tujuh pesan penting bagi Taruna\/i STPN. Pesan itu antara lain agar mereka menjadi profesional yang berintegritas, menguasai teknologi tanpa kehilangan hati nurani, serta tidak takut turun ke lapangan. Ia juga menegaskan pentingnya memahami bahwa tugas pertanahan merupakan masalah sosial, bukan hanya teknis.<\/p>\n<p>\u201cJadilah pemimpin yang membumi. Kalian adalah pemimpin bagi diri kalian sendiri. Ingat, jangan pernah melangkah sendirian dalam pencapaian hidup kalian,\u201d pesan Wamen Ossy.<\/p>\n<p>Ketua STPN, Sri Yanti Achmad, dalam laporannya menyampaikan bahwa saat ini jumlah Taruna\/i STPN mencapai 2.600 orang. Terdapat dua program studi, yaitu Prodi Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral serta Prodi Diploma IV Pertanahan.<\/p>\n<p>Ia lanjut menjelaskan, tujuan dari kuliah umum ini adalah untuk meningkatkan wawasan dan kesadaran intelektual para Taruna\/i STPN agar dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk bangsa dan negara.<\/p>\n<p>\u201cKami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wamen atas dukungan, apresiasi, dan perhatian yang telah diberikan kepada STPN sebagai lembaga pendidikan yang mencetak sumber daya manusia agraria, pertanahan, dan tata ruang yang unggul dan berkarakter,\u201d ungkap Ketua STPN.<\/p>\n<p>Acara ini dihadiri oleh Wakil Pembina Ikatan Istri Karyawan dan Karyawati (Ikawati) ATR\/BPN, Luh Widasari Ossy Dermawan; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi D.I. Yogyakarta, Dony Erwan beserta jajaran; Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama sekaligus Ketua Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Agraria (KAPTI-Agraria), Andi Tenri Abeng; serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian ATR\/BPN. (MW\/RT\/GE)<\/p>\n<p>#KementerianATRBPN<br \/>\n#MelayaniProfesionalTerpercaya<br \/>\n#MajuDanModern<br \/>\n#MenujuPelayananKelasDunia<\/p>\n<p>Biro Hubungan Masyarakat<br \/>\nKementerian Agraria dan Tata Ruang\/<br \/>\nBadan Pertanahan Nasional<\/p>\n<p>X: x.com\/kem_atrbpn<br \/>\nInstagram: instagram.com\/kementerian.atrbpn\/<br \/>\nFanpage facebook: facebook.com\/kementerianATRBPN<br \/>\nYoutube: youtube.com\/KementerianATRBPN<br \/>\nTikTok: tiktok.com\/@kementerian.atrbpn<br \/>\nSitus: atrbpn.go.id<br \/>\nPPID: ppid.atrbpn.go.id<br \/>\nWhatsApp Pengaduan: 0811-1068-0000\u200b<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>D.I. Yogyakarta \u2013 Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang\/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR\/Waka BPN), Ossy Dermawan, memberikan kuliah&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2309,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2362","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2362"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2362"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2362\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2363,"href":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2362\/revisions\/2363"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2309"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2362"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2362"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ruangwawasan.id\/ruang_wp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2362"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}